Dokumentasi Informasi Wisata Taman Tematik di Kota Bandung


Kota Bandung selalu memiliki daya tarik yang kuat bagi para wisatawan sekaligus bagi warganya sendiri. Bagaimana tidak, sejak zaman pendudukan Belanda, Kota Bandung telah dijuluki “Paris Van Java“ yang berarti Paris-nya Jawa, hal ini dikarenakan pada saat itu Kota Bandung dinilai mirip dengan Kota Paris, Prancis yang dikenal sebagai pusat mode dunia. Julukan itu terus disandang Bandung dari waktu ke waktu sampai sekarang pun Bandung masih dikenal sebagai Paris Van Java oleh masyarakat Indonesia.

Bandung dikenal dengan cuacanya yang sejuk, kondisi topologi yang unik, tempat wisata yang variatif hingga kuliner yang menggugah selera. Beberapa hal itulah yang menjadi alasan kenapa Bandung tidak pernah sepi dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun belakangan wajah kota Bandung yang dulunya cantik kini pudar karena beberapa faktor seperti tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, melonjaknya polusi udara akibat banyaknya kendaraan, pembangunan yang semakin progresif, kemacetan hingga kurangnya lahan terbuka hijau.

Untuk memperbaiki hal itu, Pemerintah Kota Bandung mulai berinisiatif untuk mengubah Bandung asri kembali dengan perlahan membangun taman dan lahan terbuka hijau di beberapa sudut kota Bandung. Hal yang menarik perhatian masyarakat adalah pembuatan lahan terbuka hijau di Bandung tidak semerta hanya lahan hijau biasa, Pemkot Bandung berinovasi dengan membuat taman tematik.

Kota Bandung sendiri memilikki beberapa taman tematik yang tersebar di beberapa sudut kota Bandung, tema yang diambil pun beragam mulai dari hobi, teknologi, budaya populer hingga usia. Berikut beberapa paket dokumentasi informasi yang saya sajikan:

1. Taman Film

                                                                sumber: liputan6.com

Sejarah: Dibuka pada tanggal 14 September 2014, taman ini diresmikan oleh Walikota Bandung yang menjabat saat itu yaitu Ridwan Kamil.  Taman ini dibangun di bekas areal lahan yang terbengkalai dibawah Jalan Layang Pasopati seluas 1300 m2 yang akhirnya disulap menjadi taman yang indah sekaligus rekreatif.

Tema: Bioskop terbuka modern bagi masyarakat umum

Fasilitas: - Amphitheater berkapasitas 500 orang

                - Videotron raksasa berukuran 4-6 meter

                - Sound System

                - Dekorasi berupa lampu dan juga rumput sintetis

Ciri Khas: Arsitektur Yang Unik dan Videotron

Alamat: Jl. Layang Pasupati, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116

 

2. Taman Jomblo

                                                        Sumber: sintarysani.wordpress.com

Sejarah: Taman Pasupati atau yang lebih dikenal sebagai Taman Jomblo diresmikan oleh Ridwan Kamil pada tanggal 4 Januari 2014, taman ini merupakan salah satu taman tematik pertama di Kota Bandung yang menginspirasi taman-taman tematik lainnya. Ide pembuatan Taman Jomblo dinilai kreatif dan inovatif pada saat itu sehingga menarik kalangan muda. Istilah “Jomblo” diambil dari tempat duduk taman ini yang berbentuk kubus yang hanya bisa diduduki oleh satu orang saja.

Tema: Taman Umum dan Arena Skateboarding

Fasilitas: - Tempat duduk

                - Arena skateboarding

Ciri Khas: Tempat duduk warna-warni berukuran kubus

Alamat:  Jl. Tamansari No.66, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132

 

 

 

3. Taman Fotografi

                                                                Sumber: Lintas Jabar

Sejarah: Taman Fotografi merupakan salah satu taman tematik di Bandung yang bertemakan hobi, diresmikan pada 21 September 2013 oleh Ridwan Kamil dengan nama resmi Taman Cempaka. Taman ini terinspirasi oleh hobi masyarakat Bandung yang menggemari fotografi, diharapkan taman ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi penggemar fotografi di Bandung.

Tema: Ruang terbuka untuk fotografi.

Fasilitas: - Spot foto yang unik

                - Wif umum

                - Tempat duduk

Ciri Khas: Tulisan Taman Foto berukuran raksasa

Alamat: Jl. Kemuning No.4, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113

 

4. Taman Musik Centrum

                                                          Sumber: bandung.pojoksatu.co.id

Sejarah: Taman Musik Centrum diresmikan pada tanggal 1 Maret 2014 dengan luas lahan 200 m2 yang sebelumnya hanya berupa taman biasa yang kurang terawat di sebelah SMA Negeri 5 Bandung. Pada tanggal peresmiannya Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung, Arief Prasetya mendedikasikan ornamen gitar raksasa yang tergurat sebelas nama korban meninggal dalam konser Beside di AACC 2008.

Tema: Ruang terbuka untuk mengadakan gigs sekaligus wadah bagi pecinta musik

Fasilitas: - Tempat duduk

                - Lahan terbuka hijau

Ciri Khas: Ornamen gitar berukuran besar

Alamat: Jl. Sumbawa No.32, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113

 

 

 

5. Taman Lansia

                                                                Sumber: TravelsPromo

Sejarah: Diresmikan pada tanggal 31 Desember 2014 oleh Ridwan Kamil, pada mulanya bernama Taman Cisangkuy namun diubah namanya menjadi Taman Lansia dikarenakan banyaknya kaum lansia yang mengunjungi taman ini pada saat itu, meski demikian taman ini tetap sering dikunjungi oleh berbagai kalangan. Pada dasarnya taman ini dibangun untuk meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat kota Bandung, khususnya lansia.

Tema: Taman yang ramah untuk kaum lansia

Fasilitas: - Jalan batu alam untuk refleksi

                - Lahan terbuka hijau

                - Danau buatan

                - Sepeda

Ciri Khas: Danau buatan yang indah

Alamat: Jl. Cisangkuy, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115

 

6. Taman Lalu Lintas

                                                            Sumber: beritabaik.id

Sejarah: Taman ini merupakan salah satu taman tematik tertua di Bandung yang diresmikan pada 1 Maret 1958, taman ini ditujukan sebagai fasilitas sekaligus langkah pertama anak-anak untuk mengenal lalu lintas, termasuk itu bagaimana cara membaca  rambu lalu lintas, cara menyebrang di jalan raya dsb. Hal ini didasarkan pada kepedulian akan keselamatan dan keamanan lalu lintas bagi anak. Taman ini dinamakan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani, nama putri sulung Jenderal A.H Nasution yang tewas pada G/30S/PKI

Tema: Edukasi lalu lintas anak-anak

Fasilitas: - Motor/Mobil betenaga pedal

                - Kereta mini

                - Wahana bermain anak

Ciri Khas: Replika lalu lintas ramah anak

Alamat: Jl. Belitung No.1, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113


7. Taman Vanda

                                                               Sumber: jejakpiknik.com

Sejarah: Taman ini terletak di jalan protokol kota Bandung yaitu Jalan Merdeka, dinamakan berdasarkan jenis bunga Anggrek yang bernama Vanda, taman ini memilikki air mancur disertai sorotan lampu yang membuat taman ini tidak pernah sepi saat malam hari khususnya di akhir pekan. Model Taman Vanda berbentuk segitiga memanjang yang dikelilingi tembok.

Tema: Taman rekreasi di malam hari

Fasilitas: - Tempat duduk

                - Ruang terbuka hijau

Ciri Khas:  Air mancur yang dipercantik dengan warna-warni lampu.

Alamat: Jl. Merdeka No.9

 

 

8. Taman Gesit

                                                               Sumber: liputan6.com

Sejarah: Taman ini diresmikan pada tanggal 1 April 2015 oleh Ridwan Kamil yang sebelumnya merupakan taman biasa yang terletak dekat area Car Free Day di Bandung. Taman yang tercatat sebagai taman tematik ke-14 di Bandung ini dibangun dalam kurun waktu satu bulan yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Bandung dan Nutrifood Indonesia. Taman ini ditujukan untuk memotivasi generasi muda agar lebih aktif dan sehat.

Tema: Taman hijau dan aktif

Fasilitas: - Ruang terbuka hijau

                - Ruang untuk berolahraga

                - Tempat duduk

Ciri Khas: Ornamen olahraga

Alamat: Jl. Dipati Ukur, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132


Selain menjadi sarana rekreasi, Taman Tematik bisa menjadi sarana baru bagi masyarakat bandung untuk menuangkan kreativitas dan juga idenya, berbagai komunitas hobi seperti komunitas film, musik, fotografi hingga olahraga. Namun sayangnya dalam kurun beberapa tahun terakhir kondisi beberapa taman di Bandung menjadi tidak terawat, ditambah aksi vandalisme yang kerap terjadi di taman-taman tersebut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, memang taman-taman tersebut ditujukan agar dapat membantu kita bahagia, namun jangan sampai kita merusak kebahagian orang lain dengan cara membuang sampah sembarangan, mencoret-coret hingga merusak fasilitas taman tersebut, dengan merawatnya tentu kita secara tidak langsung maupun tidak langsung ikut berpartisipasi dalam memajukan wisata kota Bandung. 

 


Komentar